Ketika musik itu mengalun
Tidak lagi luasnya savana
Tidak pula hamparan
Kering dan terik
Istana para kaktus
Yang dipenuhi tubuh berduri
Hanya engkau
Yang dengan hangat
Menghampiri dan memberi pelukan.
Betulkah, Sempat Ratu Kuatir dan Kawatir? Namanya juga perhatian Siapa bisa ingkar terus Akan adanya taut butiran Benih yang telah terhembu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar