Rabu, 16 Juni 2021

Seruas Nada




Seruling itu memaniskan cerita 
Suling orang menyebut
Untuk memudahkan lidah 
Ia punya keistimewaanya mengisah 
Bersama  hembusan angin malam



Yakinlah wajahnya tak semanis engkau 
Anggaplah ia tak berwajah 
Dibalik semua kenampakannya 
Alunannya mengolah rasa tanpa wajahnya 
Dipohon itu iya telah menjadi kini 
Di sana asupan terbaik membesarkannya 
Kematangannya menjadi nyanyian-nyanyian 
Kebanggan para penghuni negeri hingga kini.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bottom ads

bisa gitu ya ?

Betulkah, Sempat Ratu Kuatir dan Kawatir?  Namanya juga perhatian Siapa bisa ingkar terus Akan adanya taut butiran Benih yang telah terhembu...