Senin, 25 Mei 2020

Dibalik awan mimpikah?


Untuk siapa lagi
Mereka menyembunyikan tanya 
Pentingkah kedatangannya di sana 
dan haruskah sebanyak itu barisannya
Tanya kerumunan urung terjawab 
Karena matanya hanya melihat raga
Yang dipinjam oleh jelita fajarnya
Untuk menjemputnya serta
Yang dipercaya oleh kedalaman hatinya memainkan melodi indah di sana
Cara yang tak ingin envision khalayak
Di tempat yang orang tak pernah tahu
Negeri dongeng yang memantulkan
Bias-bias suara arti kebebasan
Yang dilukis tanpa berbingkai
Di dekat bening aliran sungainya
Yang meliuk liuk dari bukit hijau
Tempat imaginasi sang maestro
Memainkan senyawa rupa berbalas
Menatap para bidadari-bidadari
Mewadahkan saji dalam cawan-cawan
Mencantikkan sejuknya alam
Yang sedang ditaburi wewangian
Oleh mekarnya bunga -bunga alam.
Dari tempat yang tinggi ia memandang
Dan raga yang dipilihnya mewadahkan
Kisah daun daun itu bukan untuk siapa
Karena ia tak ingin bicara tentang ini.







bottom ads

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui Suaraku mungkin sudah melanglang buana, mengetuk jutaan telinga di panggung-panggung megah, tapi di h...