Penuh sudah
Bagai rapinya tata
Semua terusung dekat
Kala menaikkan segala niat
Sarat dalam makna telah termuat
Nyanyianmu dari dalam sukma
Menggerakkan hamparan kaki
Penanti gerak paruh baya meliar
Dalam nama dan lagu kondang
Dilembut bibir para bidadari setia
Penghuni panggungmu kala itu
Lelahku terobati
Begitu paraumu jadi berarti
Bagi banyak belia tlah menari
Meresapi tembang yang menghentak
Tanpa murka namun menyeruakkan
Sebuah arti sepi yang mengilhami.
;