Selasa, 06 Agustus 2019

Memaniskan Rupa




Kasiat Senyuman

Kau tanya pada bintang
Seperti apa tinggimu
Tentu hanya kerling
Sebagai jawab atas pintamu

Kau tanya pda rembulan
Semanis apa dirimu
Awan lalu berlalu
Menutupinya bagai meredup

Cinta di samping dekat padamu
Senyum membalas angguk
Merdu tembang mengisahkan
Falsafah tua dalam kemasan
Kidung cinta ala pujangga
dan......
Tarian leluhur yang teriringi
Alunan musik meninggi rasa
Hati yang melayang tak terjamah
Tinggi menggapai
bintang-bintang yang jauh membubung.


Senin, 05 Agustus 2019

Scrapbook Kenangan



Tajam ujung dan memanjang
Pipih tipis dan melebar
Kuat yang punya kelenturan
Itulah gambaran-gambaran
Dari buku-buku dalam
Jepretan yang terbagi
Pada doongeng malam
Poto-poto mengerik derik
Panjang memintal serabut cerita.

Rabu, 24 Juli 2019

Kicau Tegar Belantara Kata: Getaran Cinta



Kicau Tegar Belantara Kata: Getaran Cinta: Getaran  Cinta coba rasakan say Sungguh sulit mengatakannya Seprti habis semua kata Kurasa hanya debaran di dada Yang tanpa h...


Jumat, 19 Juli 2019

sederas air terjun?



aah....
ini mungkin berlebihan
untuk mengatakan
seberapa besar cinta
yang ada untuk menyapa

mungkin
hanya seperti
rintik-rintiknya gerimis
yang datang dari langit
hujan yang malu-malu

untuk
mendaratkan dingin
airnya yang diketinggian
menyentuh bumi yang menanti
sapanya yang telah lama berlalu

Kamis, 18 Juli 2019

Arah Angin



Takaran
Kini ku mencarinya
Untuk siapa lagi
Jika ruang jawab
Menanti adanya isi
Dari terbukanya dua tangan
Searah angin padanya dituju
Sepenuh apa genggam
Walau lebar terbuka
Tetap wujud tak bercerita
Arahlah yang masih bercerita
Lambat dan cepat juga terasa
Ini tak menakar apa-apa
Untuk ditampakkan
Bagi padamu cinta yang selalu mengerti.

Minggu, 14 Juli 2019

Bukan Jawaban


lukisan kopi

Matamu yang sedang tertuju pada pencariannya sendiri
Akan ada kesia-siaan melanjutkan rangkaian kata tanpa makna ini
Tak kan ada jawab yang akan didapat  untukmu yang datang dalam tanya
Tak ada kisah tentang urai janji yang terselip dalam tinta ini
Jemari ini hanya ingin melukis cintanya yang tak berwajah mengeja cintanya dari detak dan hasrat hatinya yang selalu datang dalam ketulusan
Bukan untuk dimengerti saja namun telah lama terbiarkan terinjak-injak menjadi pijakan tanpa ada nama terabaikan baginya
Ulir getar sisa tinta ini hanya ingin menggambar cintanya yang tak bisa mengelak ketika semua yang diberikan harus kembali lagi dan terkadang harus lebih menyesakkan tatkala yang akan diberikan pun sudah harus kembali lagi
Melukis dalam kisah wajah cintamu yang menemani waktumu itu hanya terdiam menatap dalam kelembutan menunggumu hingga saatnya bisa mengerti
...


baiki

 sudah
itu aslinya
memang baik
jangan dibilang
dibaiki
dijadikan baik
menjadikan baik

kita
yang baru
bisa melihat
hal yang baik
dengan cara yang
boleh dibilang baik

bottom ads

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui Suaraku mungkin sudah melanglang buana, mengetuk jutaan telinga di panggung-panggung megah, tapi di h...