Minggu, 14 Juli 2019

Bukan Jawaban


lukisan kopi

Matamu yang sedang tertuju pada pencariannya sendiri
Akan ada kesia-siaan melanjutkan rangkaian kata tanpa makna ini
Tak kan ada jawab yang akan didapat  untukmu yang datang dalam tanya
Tak ada kisah tentang urai janji yang terselip dalam tinta ini
Jemari ini hanya ingin melukis cintanya yang tak berwajah mengeja cintanya dari detak dan hasrat hatinya yang selalu datang dalam ketulusan
Bukan untuk dimengerti saja namun telah lama terbiarkan terinjak-injak menjadi pijakan tanpa ada nama terabaikan baginya
Ulir getar sisa tinta ini hanya ingin menggambar cintanya yang tak bisa mengelak ketika semua yang diberikan harus kembali lagi dan terkadang harus lebih menyesakkan tatkala yang akan diberikan pun sudah harus kembali lagi
Melukis dalam kisah wajah cintamu yang menemani waktumu itu hanya terdiam menatap dalam kelembutan menunggumu hingga saatnya bisa mengerti
...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bottom ads

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui Suaraku mungkin sudah melanglang buana, mengetuk jutaan telinga di panggung-panggung megah, tapi di h...