Senin, 16 September 2019
Bukan Sharing Centre
Dibelakang....
Keriuhan jaman kini
Cara-cara telah dilirik
Aneka model telah dibanding
Kemudahan dan keuntungan
Bercakap tentang efisiensi
Mengenal jalin pengaruhnya
Membagi keadaan
Membagi kisah terbaik
Yang berat hingga yang ingan
Sulit juga yang mudah
Senandung tak henti
Menghibur diri
Dengan hanya satu jari
Memainkan dawai-dawai
Yang menghidupkan nada cinta
Untuk bisa tetap bicara.
Selasa, 06 Agustus 2019
Memaniskan Rupa
Kau tanya pada bintang
Seperti apa tinggimu
Tentu hanya kerling
Sebagai jawab atas pintamu
Kau tanya pda rembulan
Semanis apa dirimu
Awan lalu berlalu
Menutupinya bagai meredup
Cinta di samping dekat padamu
Senyum membalas angguk
Merdu tembang mengisahkan
Falsafah tua dalam kemasan
Kidung cinta ala pujangga
dan......
Tarian leluhur yang teriringi
Alunan musik meninggi rasa
Hati yang melayang tak terjamah
Tinggi menggapai
bintang-bintang yang jauh membubung.

Senin, 05 Agustus 2019
Scrapbook Kenangan
Tajam ujung dan memanjang
Pipih tipis dan melebar
Kuat yang punya kelenturan
Itulah gambaran-gambaran
Dari buku-buku dalam
Jepretan yang terbagi
Pada doongeng malam
Poto-poto mengerik derik
Panjang memintal serabut cerita.
Rabu, 24 Juli 2019
Kicau Tegar Belantara Kata: Getaran Cinta
Kicau Tegar Belantara Kata: Getaran Cinta: Getaran Cinta coba rasakan say Sungguh sulit mengatakannya Seprti habis semua kata Kurasa hanya debaran di dada Yang tanpa h...
Jumat, 19 Juli 2019
sederas air terjun?
aah....
ini mungkin berlebihan
untuk mengatakan
seberapa besar cinta
yang ada untuk menyapa
mungkin
hanya seperti
rintik-rintiknya gerimis
yang datang dari langit
hujan yang malu-malu
untuk
mendaratkan dingin
airnya yang diketinggian
menyentuh bumi yang menanti
sapanya yang telah lama berlalu
Kamis, 18 Juli 2019
Arah Angin
Takaran
Kini ku mencarinya
Untuk siapa lagi
Jika ruang jawab
Menanti adanya isi
Dari terbukanya dua tangan
Searah angin padanya dituju
Sepenuh apa genggam
Walau lebar terbuka
Tetap wujud tak bercerita
Arahlah yang masih bercerita
Lambat dan cepat juga terasa
Ini tak menakar apa-apa
Untuk ditampakkan
Bagi padamu cinta yang selalu mengerti.
Minggu, 14 Juli 2019
Bukan Jawaban
lukisan kopi
Matamu yang sedang tertuju pada pencariannya sendiri
Akan ada kesia-siaan melanjutkan rangkaian kata tanpa makna ini
Tak kan ada jawab yang akan didapat untukmu yang datang dalam tanya
Tak ada kisah tentang urai janji yang terselip dalam tinta ini
Jemari ini hanya ingin melukis cintanya yang tak berwajah mengeja cintanya dari detak dan hasrat hatinya yang selalu datang dalam ketulusan
Bukan untuk dimengerti saja namun telah lama terbiarkan terinjak-injak menjadi pijakan tanpa ada nama terabaikan baginya
Ulir getar sisa tinta ini hanya ingin menggambar cintanya yang tak bisa mengelak ketika semua yang diberikan harus kembali lagi dan terkadang harus lebih menyesakkan tatkala yang akan diberikan pun sudah harus kembali lagi
Melukis dalam kisah wajah cintamu yang menemani waktumu itu hanya terdiam menatap dalam kelembutan menunggumu hingga saatnya bisa mengerti
...
Langganan:
Postingan (Atom)
bottom ads
Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui
Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui Suaraku mungkin sudah melanglang buana, mengetuk jutaan telinga di panggung-panggung megah, tapi di h...
-
Itu baru sama ia menyela seperti juga kemarin ia perlakukan dengan baik memberi hiburan tidak mau ia ikutan sekedar ramaian apalagi membuang...
-
Open the Windows Bertanyalah pada kehangatannya Ia memiliki apa yang kau cari... Jangan salah engkau membawa, Kepadaku arah tanya .... In...
-
bingung itu bercampur tampak sekali di wajahnya menjadi tahu ia dengan diam tanpa suara menunjukkan dengan masih berdiri di sudut salah satu...







