Ingin kukatakan lagi
menjelang tidur
saat itu
seperti mengulang
apa yang terlihat
bukan hanya dedaunan
pucuk-pucuk pinus
yang dijadikan nyanyian
Lantunan yang tiba-tiba
kau lontarkan
bagai penguasa mimbar
tanpa ada yang menduga
hingga semua wajah berpaling
tertuju hanya padamu
tanpa canggung
juga keeraguan
batang-batang pinus
yang tadinya berdiam
tampak menarikan tubuhnya
semakin kentara setiap lekuk
kulitnya yang berumur
......
rumput-rumput yang tampak hanya tidur
dan pasrah diinjak-injak
pun beranjak bersama bunga-bunganya
yang nyaris layu.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar