Minggu, 12 April 2020

Yang Umum


Disatu titik sana
Terasa matamu mengarah 
Seperti tanpa kedip membidik 
Dengan acungan laras berkarat 
Tenaga tak pernah kau sadari  dibaliknya
Linang bulir berlian menjadi membran 
Terangkai jaman penguat pijakanmu sendiri  yang tak akan punya cerita kehilangan kelembapannya.

Dongak dan berkepal kuas kuas 
Tanpa pewarna mengusap tanpa berbekas 
Bayangan semu cara pikir ada berbibir 
Lukisan  itu gerak tangan tanpa berbadan 
Garis datar ditekuk kepongahan tabir 
Dalam lagu panglipur menyeruakkan tanya 
Ia ditidurkan oleh laju kencang jaman 
Maestro pun tetap ingin melongo 
Oh...

Sekaleng susu
Disodorkan tanpa kutanya
Ia tanpa bicara
Tentang susunya
Ia tak ada berisi susu
Cat itu .
Akhirnya tiba juga
Lukisan kini berbentuk
Maestro juga melongo
Kemudian juga masih
Tetap berujar sederhana
Oh.....
.










bottom ads

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui Suaraku mungkin sudah melanglang buana, mengetuk jutaan telinga di panggung-panggung megah, tapi di h...