Kamis, 13 Maret 2025

Tidak 100% karena WeJanGaN... Sukses

Ini bukan katanya, atau mengatasnamakan dengan ....
Kata Ibu Suri atau katanya beliau...
Kedalaman hatimu sendiri akan menemukan
serupa apa sebenarnya membawamu dalam kesadaran;

Jangan mungkin larangan, yang mengurungkan niatmu menjadi pembawa keaslian atau mungkin kepalsuan,

Menyadari akan dua titik berada dengan tumpuan tengah...,

Mengamati serat-serat yang telah mengecil terus terbelah semakin lembut, dengan alat yang tercipta oleh tangan terampil...

Menjadikan langkah berbelok pada sudut yang dapat dimengerti dengan tepat oleh diri sendiri, hingga ukuran bentang tiada lurus menjurus pada kemudahan bagi sendi menghitung tenaga yang jauh dapat dipersiapkan....

Menghidupkan bidik dari tarikan menyambung pada peregangan dari kedua tumpuan semakin membuat mengerti bila melepaskan telah menjadikan guna adanya bentuk itu diberi nama saat lesat memusat pada arah tuju ... semakin dikenali.....

Ujung terkeras dan teruncing diikuti ekor sepanjang pedang yang melesat kencang dari tengah-tengahnya adalah engkau yang dibuat sampai pada bagian yang sebatas dianggap orang, tapi memempati tepat lingkaran lingkaran yang telah engkau tetapkan sendiri...

Suara bisa berasal dari mana saja, dari apa saja, tiada mungkin tersebut pada semua halaman, apalagi halaman sekecil ini; jika suara itu untuk didengar, darimana dan oleh siapapun akan melewati alat pendengar.... sehingar apa pun keadaan




Mari menyelam dalam alunan merdu,
Di dunia musik yang abadi nan teduh.
Mozart menari dengan riang berseri,
Chopin berbisik penuh rasa cinta sejati.

Beethoven mengguncang dengan inovasi nyata,
Vivaldi menghidupkan semangat yang bergelora.
Setiap nada adalah cerita yang terurai,
Membawa kita dalam kisah penuh makna terukir abadi.

Inspirasi, ketenangan, atau renungan mendalam,
Semua terangkum dalam irama yang merdu lembut.
Warisan musik yang kaya, penuh pesona,
Menyentuh jiwa, membangunkan rasa yang terlena.

Biarkan keindahan lagu-lagu abadi ini,
Menghidupkan semangat, mengisi hari.
Dengarkan, resapi, dan nikmati setiap detik,
Musik klasik, sahabat sejati yang abadi dikenang.

Juga biarkan matamu tetap menggerayangi bagian-bagian ini atau berpaling, mungkin ini bukan tempat mencari pembenaran, tempat yang bisa jadi tanpa sengaja kaucari-cari, bagaimana menjalani dan menikmati hidup dengan segala iringan ceritanya; akan kemana... kemudian semua utuh hanya terserah padamu...

Minggu, 23 Februari 2025

jenang ekspreso: amphibi

jenang ekspreso: amphibi: Terusir dan haru semua memandang Kenampakan sayu wajah berkisah Sandiwara kehidupan di atas panggung Dilukis jari-jari kecil mengeja p...

Rabu, 18 Desember 2024

Petikan Indah

Dia memetik dengan indah 
Dinamis itu sangat terasa 
Ritmis juga begitu
Tentu ada yang bikin manis 
Kental akan kemampuan dalam 
Menjaga harmoni 
dan sangat adaptif 
dengan dinamika pesan
 


sebagaimana manisnya 
buah mangga 
yang dipanennya 
di kebunnya sendiri 
dengan kupasan cantik 
saat ia menyajikan di atas meja.

Artinya.... Jelas 
ia bukan hanya melakukan 
satu petikan, 
namun pengulangan 
itulah 
yang juga memaniskan. 
Tanpa ia bertanya,
"Indah bukan?"πŸ™„

Rabu, 09 Oktober 2024

Mahal Keinginannya Untuk Berdua Saja






Kadung sayang 
Sejauh apa pasti beda 
Kadung bunyi juga begitu 
Tidak terdengar jadi begini 
Begini atau begitu 
Kemana raga ditanya tempat 
Tanpa mencari dalam cerita 
Seperti apa dia berbentuk
Sebagai tanda inginya mata 
Tiada perlu menyimpan sesal 
Telah berada tinggal menambah 
Tanya lagi mau kemana...
Kurasa sulit ikuti jalanmu 
Dalam cara merenda karya 
Yang nyata kau namai
Sebagai eloknya bentuk irama...

Letak yang masih terasa jauh 
Hasrat mencapai bagian itu
Menerima diri hanya termangu 
Hanya disini mengagumimu 
Senandung kecil ditengah sunyi 
Tanpa penyambut dalam gemuruh 
Bahkan yanyian jankrik pun meluruh ..
Hanya sepasang mata 
Bagai bola berdip-kedip 
Masih mengisyaratkan 
Akan adanya kehidupan...

  1. πŸŒ…βœ¨ Awaken to a world where dawn whispers sweet symphonies, as the new LunaWake app cradles your dreams to life. Let each morning bloom with gentle melodies and sunlight’s tender embrace. #MorningMagic #LunaWakeLaunch

  2. πŸŽΆπŸŒ™ Embrace the art of waking where serenity meets innovation. Our LunaWake app serenades your slumber, transforming sleep into a gentle dance with the dawn. Discover a new morning symphony today. #AwakenWithEase #LunaWake

  3. πŸŒŸπŸ”” As twilight kisses the horizon, meet LunaWakeβ€”where each new day is a symphony of soft whispers and radiant beginnings. Let your mornings unfold like a gentle sonnet. #RiseInHarmony #LunaWake

  4. πŸŒ…πŸŽ΅ Step into the embrace of a new dawn with LunaWake, the app where mornings are painted with the hues of tranquility and the songs of a waking world. Awaken to wonder. #DreamInColor #LunaWake

  5. πŸ””βœ¨ Unveil the dawn's quiet splendor with LunaWake. Each sunrise is a note in a melody of light, guiding you from dreamscape to daybreak with the gentle touch of a lullaby. #StartWithSerenity #LunaWakeLaunch


Senin, 02 September 2024

Dreams of You

Bening air ini
Sebening malam memiliki ceritanya
Seolah seiring pinta dan tanya sang gerimis
Membiarkan setiap aliran menjauhi beranda
Usai membasuh atap dalam rupa langit 
Memasuki beradanya lambaian gelombang
Engkau mengajakku ke sana
Menjauh dari tepian
Merenda jarak agar permukaan
Dapat kita abaikan sesaat
Demi kebersamaan di dalam sana
Mendasarkan tarian kebebasan kita
Jauh di kedalaman
Membiarkan bertemunya 
Kita punya hati saling berbagi
Menari bersama gelombang cinta milik kita
Membebaskan semua pemilik ekor di dalamnya 
Yang besar hingga yang kecil, juga ganggang 
dan rerumputannya hingga karang dan trumbu
pun semua ikut mencumbu ....
dan setiap percikan air itu jadi iringan
setiap kelok liukan tarian kebebasan kita jauh di dalam sana.
Dengan membiarkan beningnya air tiada terusik oleh semua.



Jumat, 17 November 2023

Posisi Kita

Posisi



Kamu melihat
Aku pun melihat
Bila kamu bisa mendengar
Pastikan juga aku  mendengarnya
maka...
saat itu sudah tepat
dan tidak ingin kuperdebatkan

Yang kusadari ada
Itu yang mungkin beda
Dengan yang kau sadari

Aku menerima itu
Tidak tahu denganmu
ketika itu

Aku berdiri
Engkau juga berdiri
Namun tidak pula
Kunjung kumengerti
Apa yang kau tunjukkan
Mengabur pandangan di depan
Seperti Hieroglif  beterbangan
Semakin kencang
terkadang menjauh dari pandang....

Kemudian karenanya
Mundur dan terduduk dengan tidak teratur
Mendapatkan sandaran merilekskan... begitulah
Semakin jelaslah ia
Pesona keindahan bagai menyembul 
tepat di depan pandangan
Kejelasan sudah tidak diragukan
Bagaimana bentuk dan isinya...
Setiap lekuk pesan itu sudah berangka pasti
meskipun tanpa sempurna terbuka utuh....
Nilai yang dulu tidak selalu tepat...

Aku seperti tidak berpindah tempat
Malam itu hembusan angin gurun semakin mencekam...
Bukan badai yang menakutkan
Namun angin yang mengurai rambutmu saat itu
Membuatmu berpaling sesaat mengibaskan...
Sebuah senyuman bagai langit yang menyapamu
... agar kumengerti akan adamu.... di sana...
Engkau pun masih di sana...
Mengejakan yang dulu beban mata bagiku untuk sampai pada titik mengerti...
Tidak dengan adamu demikian bercara terindah bagiku.......
Engkau adalah nyanyian dari lereng misteri itu....
Terang kau beri tidak pada pantulan-pantulan kecil atau riak-riak air lagi....
....πŸ’•
https://imageio.forbes.com/specials-images/imageserve/5f19979823aa1eb8d38edcc2/I-m-happy-to-explain---/960x0.jpg?height=392&width=711&fit=bounds

bottom ads

Tidak 100% karena WeJanGaN... Sukses

Ini bukan katanya, atau mengatasnamakan dengan .... Kata Ibu Suri atau katanya beliau... Kedalaman hatimu sendiri akan menemukan serupa apa ...