Senin, 15 Juni 2020

Berandai Saja



Sebuah ujud keindahan
Adalah keindahanmu itu 
Tak akan aku bicarakan 
Tentang kesempurnaan 
Lagu yang kau bawakan 
Menyatu dengan dirimu 
Dawai yang kau getarkan 
Laksana melodi hatimu 
Yang dicurahi gemilang talenta 
Ruas semua jari yang ada 
Selentur ulat bulu berbuku-buku 
Menari di atas daun lebar 
Yang dijadikan papan selancarnya 
Padanan yang sedikit kupaksakan 
Dalam bayangan seperti alam berkisah 
Hanya berandai kumampu demikian 
Mengiring tembang dari kejauhan 
Namun apa daya melodi hanya ada 
Jauh di dalam hati yang masih beku.


Selendang



Warna lembayung gaunmu
Yang  mengingatkan
Pada pandangan pertama
Jumpa pandangan denganmu
Senyum sipu manis tanpa bergincu
Nama yang tak lagi dipakai orang
Untuk menyebut cerah warna bibir
Yang cantik merekah ditabir warna

Lama berselang kisah bersambung
Dalam ribuan nuansa pembaharu
Bersyal  menghangatkan
Melingkar  bebas jatuh mengendur
Di bawah dagu mengubah keayuan
Dibalut keanggunan tanpa kepalsuan
Tetap memancar dari lubuk terdalammu


Walau kain yang kau sertakan itu
Bukanlah sutera yang dijadikan lambang
Untuk menama kehalusan tetaplah ia
Membawa arti yang serupa dengannya
Karena ia pun sehalus pilihan terbaikmu
Tetap tak sekecil ujung kuku mengurangi
Arti sejatinya cintamu yang sungguh hidup.





Selasa, 02 Juni 2020

Ngasal➤

Ngikutin kata orang
tak akan bisa melangkah
bila semua diikuti
Ngikutin mereka
yang telah layak diikuti....



Senin, 01 Juni 2020

The Way



Rasa cinta
Jadi alasan
Akan kudekati
Engkau kelak
Dengan caraku
Caramu memilih
Gambar terbaik
Sudah kuyakini
Caramu membingkai
Berbagai keadaan
Tidak diragukan
Yang alpha bagian
Untuk tidak lupa
Butuh kebenaran bukti
Tanpa melintir lagi
Menama sacam bidik
Bagai muslihat derik
Di atas pasir memiringkan
Hak celana berbenang tipis
Meliarkan pandangan
Menunda gerimis datang.

Minggu, 31 Mei 2020

Semua Masih Butuh Aman

Dibalik semua nyanyian rimba
Musisi ingin punya kisah
Pujangga ikutan bernyanyi
Mereka tak berpikir lagi
Yang umum bicara tentang
Semua bersama ingin aman
Angan telah banyak
Muncul diterbangkan
datang dan menghilang
Mengisi sisa suasana gerimis
Pergulatan pekat tanah
Ditanduk kaki-kaki pun bernyanyi
Berkilau gigi-gigi basah
Liur tertumpah bukan saat tidur
Tidak akan dibekukan dinginnya salju
Dibukit yang berpenghuni sinar surya itu....




Sabtu, 30 Mei 2020

Kapan-Kapan

➶➷➷
Ketika ini tidak lagi tentang lagu
Maka pernah suatu kali jawaban 
Yang pernah kau ucap tersimpan dalam 
Relung sepinya fajar jauh dari kebisingan
Tertatih-tatih kerentaan masih saja Melangkahkan kaki ketika embun masih tebal
Tak lama berselang nada dari kejauhan menandakan tempa suara kapak usang
Memecah keheningan membangunkan
Seantero ruang-ruang pengisi lorong fajar
Yang telah membuktikan kesetiaannya
Pada langit yang telah menjadi atapnya
Yang masih berselimut dalam kedinginan
Saat itu pun tak memilih jawab kapan-kapan dan ungkapan sejenis untuk muaskan rasa ingin tahu sebuah sumber
Suara itu menjadi sebuah sumber fajar
Punya secercah kisah

Kamis, 28 Mei 2020

Luas Pintas

Satu dua menit saja
Begitu kedipan mata
Dibalik lensa tebal
Seperti  ...ya seperti
Sudah sudah merangkum
Luas kisah tentang engkau

Setahuku tentangnya
Belum ada yang meleset
dari sketsa yang telah dibuatnya
Sketsa bagaimana ia menggambarkan
keadaan cintanya yang pernah utuh

Untuk engkau yang berlagu
Dengan barisan panjang penyuka
Tersebar dikejauhan pandangan mata
Luas bentang negeri tanpa terukur
Mengelukan lirik juga alunan musik
Nan senantiasa melekat dalam sanubari
Mereka yang sering mengulang

KANGEN - Campur Sari - Manthous: Pitung sasi lawase nggonku ngenteni Mung sliramu wong bagus kang dadi ati Rino wengi mung tansah tak impi-impi Jroning ati ka...

bottom ads

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui

Oktaf Tak Sampai, Tapi Cinta Melampaui Suaraku mungkin sudah melanglang buana, mengetuk jutaan telinga di panggung-panggung megah, tapi di h...